Polisi Buru Otak Pencurian Berkas Sengketa Pilkada di MK

0
loading...

TERASBINTANG.com – Setelah menetapkan dua satpam dan Kasubag Humas Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kasus pencurian berkas perkara sengketa hasil pilkada di MK, kini penyidik Direskrimum Polda Metro Jaya mencari motif dan otak pelaku pencurian berkas tersebut.

“Itu nanti kami dalami,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dihubungi, Sabtu (25/3/2017).

Argo mengatakan, selaian Samsuar, Edi Mulyono, dan Rudi Harianto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, saat ini pihaknya belum mendapatkan cukup bukti adanya keterlibatan internal MK lainnya, termasuk dugaan keterlibatan PNS bernama Sukirno.

“Yang PNS  itu belum (tersangka). Kami sedang mendalami peran-peran yang sudah tersangka dulu. Kami belum mengarah ke situ (PNS). Saat ini, masih dua sekuriti dan Kasubag Humas. Jadi, kami tidak bisa sembarang, tapi harus sesuai fakta hukum,” katanya.

Diketahui, di antara berkas sengketa pilkada yang hilang adalah berkas Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Tugiya, Takalar (Sulsel) dan Bengkulu. Pencurian berkas tersebut diduga terjadi pada 27 Februari 2017.

loading...