Polisi Sarankan Rizieq Minta Perlindungan LPSK Jika Merasa Terancam

0
loading...

TERASBINTANG.com – Sejak pekan lalu, tersebar pesan berantai secara meluas yang isinya terkait dengan rencana pembunuhan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Bahkan, beberapa pihak menyebut kepergian Rizieq ke Mekkah dalam rangkan mengamankan diri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono membantah adanya upaya penembakan terhadap Rizieq sebagaimana informasi yang beredar selama ini. Terlebih, berdasarkan pemberitaan di media masa, Rizieq saat ini tengah menjalani ibadah umrah bersama keluarganya.

Argo pun menyarankan Rizieq untuk meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) jika keselamatan dirinya merasa terancam. Dia mengatakan, sebagai saksi dalam sejumlah kasus, Rizieq punya hak untuk mendapat perlindungan dari LPSK.

“Kalau sebagai saksi kan, ada LPSK yang bisa melindungi,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Sebelumnya, Sugito Atmo Pawiro juga membantah kabar upaya pembunuhan tersebut. Dia mengatakan, lokasi dekat kediaman Rizieq di kawasan Megamendung, Bogor, memang pernah menjadi tempat latihan militer.

“Tapi kalau informasi ini (penembakan) saya belum tahu. Belum bisa dipastikan,” kata Sugito beberapa hari lalu.

Rizieq saat ini menghadapi sejumlah kasus hukum baik yang ditangani pihak Polda Metro Jaya maupun yang ditangani Polda Jawa Barat. Kasus yang paling banyak mendapat sorotan publik adalah kasus percakapan berkonten pornografi diduga dilakukan Rizieq dengan perempuan bukan muhrimnya Firza Husein. Dalam percakapan tersebut juga beredar foto-foto telanjang mirip Firza.

Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan sebelumya menyatakan pihaknya tidak memungkiri ada kesamaan ciri-ciri fisik Firza dengan barang bukti yang disita. Ciri fisik itu berupa 16 lekuk tubuh dan suara Ketua Yasayan Solidaritas Cendana tersebut.

loading...