Polisi Sebarkan Maklumat berkaitan dengan Demo Sableng 212

0

TERASBINTANG.com — Demo Bela Islam III oleh sejumlah pihak diyakini tidak lagi memiliki niat tulus untuk membela Islam, tetapi lebih berdimensi politis. Demo yang akan dilaksanakan pada 2 Desember nanti lantas disebut dengan sebutan Demo Sableng. Di samping tujuannya dinilai tidak lagi suci, demo ini juga sesuai dengan Wiro Sableng 212.

Terkait demo sableng ini, polisi akan mengeluarkan maklumat. Salah satunya isinya berupa larangan untuk melakukan aksi di jalur protokol Jalan Jenderal Sudirman- MH Thamrin.

“Adapun isi maklumat berisi larangan berdemo di tempat tempat umum. Ada beberapa pasal yang akan kami cantumkan dalam maklumat itu,” ujar kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Divisi Hukum Mabes Polri menyusun isi maklumat tersebut. Jika sudah selesai dibuat, maklumat tersebut akan disebarkan ke masyarakat umum.

Pelarangan demo di Jalan Sudirman- Thamrin tidak untuk mengekang kebebasan menyuarakan pendapat dan berekspresi. Karena tempat demo sudah disiapkan lokasinya di kawasan Monas. Pelarangan demo di Jalan Sudirman- Thamrin lebih untuk memperhatikan kepentingan publik yang lebih luas.

“Unras tidak dilarang, tapi tidak boleh mengganggu ketertiban umum. Aktivitas di Jumat itu masih ada yang bekerja, bersekolah, ada yang ke rumah sakit. Oleh sebab itu pemerintah melarang berdemo di sepanjang Sudirman-Thamrin, kalau mau shalat Jumat ada tempatnya di masjid-masjid sekitaran situ, di masjid Istiqlal dan sebagainya,” kata Kapolda.

KOMENTAR

loading...