Polisi Selidiki Kasus Pencurian Surat Permohonan Sengketa di MK

0
loading...

TERASBINTANG.com – Penyidik Polda Metro Jaya saat ini tengah menyelidiki kasus hilangnya surat permohonan sengketa perolehan hasil pilkada yang diajukan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai, Papua, Markus Waine-Angkian Goo di Mahkamah Konstitusi (MK). Kasus tersebut dilaporkan oleh pihak MK ke Mapolda Metro Jaya pada 9 Maret lalu.

“Untuk pencurian berkas MK, kami sudah menerima laporan, kami sudah memeriksa beberapa saksi, ada sekitar lima saksi,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/3/2017).

Beum ada tersangka dalam kasus tersebut. Saat ini, kata Argo, penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk menentukan tersangkanya.

“Ya ada lah (identitasnya), sedang kami analisa CCTV yang ada, kan nanti terlihat siapa-siapa saja yang masuk di situ, nanti dianalisa,” kata dia.

Terkait empat pegawai MK yang sudah dipecat karena diduga terlibat dalam pencurian surat tersebut, Argo mengatakan pihaknya tidak bisa langsung menetapkan keempat orang itu sebagai tersangka. Sebab, dalam menentukan tersangka, penyidik harus bisa mengumpulkan alat bukti yang dapat menjerat keempat orang tersebut.

Empat pegawai MK yang dipecat itu adalah dua orang petugas keamanan, satu orang pegawai MK bernama Sukirno, dan satu lagi merupakan Kepala Sub Bagian Humas yang merupakan pejabat eselon tingkat empat bernama Rudi Haryanto.

loading...