Polisi Tangani Kasus Ahok Secara Profesional dan Transparan, Tak Bisa Diintervensi

0

TerasBintang.com – Brigjen Pol. Agus Rianto selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Koropenmas) mengatakan tim penyidik Polri tengah menjalani pemeriksaan kepada 10 saksi terkait kasus dugaan Penistaan Agama yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Bareskrim Polri, di komplek Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis (10/11).

“Hari ini, kami periksa ada 10 orang saksi yang terdiri dari 2 saksi dan 8 ahli. Sampai saat ini, baru ada 5 saksi yang sudah hadir, termaksud Buni Yani,” kata Brigjen Pol, Agus Rianto.

“Untuk detilnya nanti saya coba komunikasikan kembali dengan teman-teman penyidik siapa-siapa yang sudah hadir atau belum,” sambungnya.

Dalam penyidikan hari ini, ada ahli agama dan ahli bahasa. Kasus ini akan diselesaikan secara profesional, transparan dan tidak bisa diintervensi.

“Apa yang diinginkan penyidik terkait dengan pemeriksaan tentunya hal-hal yang berkaitan dengan perkara yang sedang kami ditangani. Sedangkan apa saja hal-halnya mohon maaf teman-teman mungkin saya tidak bisa sampaikan secara detil karena ini bagian dari proses penelusuran yang sedang kami lakukan,” katanya.

Agus menambahkan akan ada keterangan yang disampaikan meskipun tidak keseluruhannya.

“Bagaimana pun untuk proses ini bukan untuk kami “publish” bukan untuk kepentingan publikasi tetapi untuk kepentingan proses melengkapi informasi yang sedang kami dalami saat ini,” katanya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa kurang lebih 40 saksi terkait kasus penistaan agama.

“Ada beberapa diantaranya saksi dan ahli. Saya cek kembali detil pastinya nanti akan saya sampaikan lebih lanjut,” katanya.

Buni Yani selaku penggugah
rekaman video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu telah mendatangi Bareskrim Polri dan dilakukan pemeriksaan sebagai saksi. Buni Yani sudah mengakui terjadi kesalahan transkrip olehnya sehingga membuat kegaduhan meluas.

KOMENTAR

loading...