PP AMPG: Pemakaran Vihara Nodai Semangat Pancasila dan Toleransi Agama

0

TERASBINTANG.com – PP Angkatan Muda Partai Golkar menyayangkan peristiwa perselisihan antara umat beragama yang mengakibatkan hancurnya Vihara dan Klenteng pada hari Jumat malam pukul 23.00 WIB, di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

“Peristiwa ini telah menodai semangat Pancasila dan sikap toleransi antar umat beragama. Seharusnya masyarakat Indonesia, khususnya pemuda mampu menjaga kerukunan antar umat beragama, karena Negara ini dibangun diatas perbedaan,” kata Ketua Umum PP AMPG, Fahd Arafiq, dalam keterangan tertulisnya yang beredar di kalangan wartawan, Senin (1/8).

Menurut Fahd, peristiwa itu telah menggerogoti semangat kebangsaan dan keutuhan NKRI yang berlandaskann Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Beribadah adalah hak bagi setiap warga Negara yang dijamin oleh Undang-undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, begitu juga rumah peribadatan sebagai media umat beragama untuk melakukan aktivitas keagamaan pun dijamin oleh Undang-undang Dasar kita.

Itu sebabnya, ia mendesak aparat hukum untuk mengusut tuntas motif dan pelaku pembakaran rumah ibadah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Kepada masyarakat, APMG juga menghimbau agar tidak memperkeruh suasana, namun menciptakan komunikasi yang harmonis sehingga terciptanya suasana yang kondusif ditengah-tengah masyarakat.

Ia pun menginstruksikan seluruh kader AMPG secara nasional, khususnya kader AMPG di wilayah kejadian untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PP AMPG, Andi Nursyam Halid juga mengajak seluruh komponen masyarakat dan pemuda khususnya untuk menjaga keharmonisan dalam hubungan antar umat beragama, Andi Nursyam Halid juga berharap masyarakat di Tanjung Balai dapat saling menahan diri dan tidak terprovokasi sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang kembali. (wp)

KOMENTAR