Praperadilan Buni Yani Ditolak, Netter Yakin Ahok Tak Bersalah

0
loading...

TERASBINTANG.com — Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak semua gugatan praperadilan yang diajukan tersangka Buni Yani terkait kasus penyebaran informasi yang diduga bertujuan menyebarkan kebencian dan permusuhan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Menolak Praperadilan pemohon untuk sepenuhnya,” kata hakim Sutiyono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).

Sidang praperadilan Buni Yani dipimpin hakim oleh hakim tunggal Sutiyono. Gugatan praperadilan terkait penetapan Buni Yani sebagai tersangka yang dilayangkannya kepada Polda Metro Jaya ditolak mentah-mentah berdasarkan fakta-fakta yang terungkap.

Itu artinya sidang praperadilan Buni Yani semakin memperkuat Polda Metro Jaya bahwa proses hukum terhadap Buni Yani sudah benar secara hukum.

Para pengguna sosial media menanggapi positif penolakan hakim terhadap terhadap sidang praperadilan Buni Yani. Mereka meyakini bahwa Ahok hanya korban atas caption tendensius memuat hasutan yang diberikan Buni Yani ketika mengunggah potongan video pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang sempat menyinggung surat Al Maidah.

“Nah mestinya Ahok dibebaskan krn dia korban fitnah Buni Yani #BebaskanKorbanFitnah,” kicau salah satu netter di Twitter.

“Ga sabar nunggu sidang si penyebar fitnah biar korbannya bisa diselamatkan @nongandah @GunRomli #BebaskanKorbanFitnah,” kicau netter lain.

“Korban fitnah dan tukang fitnah tidak mungkin keduanya sama2 dibui. Hanya pengadilan anomali yg menjebloskan keduanya #BebaskanKorbanFitnah.”

Netter berkeyakinan Ahok hanyalah korban Buni Yani yang dianggap telah menyebar fitnah lewat caption provokatifnya. Mereka yakin Ahok tidak bersalah atas kasus penistaan agama yang disangkakan.

loading...