PRD: Ahok Adalah Korban Rekayasa Keji Kasus Penistaan Agama

0
loading...

TERASBINTANG,com – Sekretaris Jendral Partai Rakyat Demokratik (PRD), Rudi Hartono. Menyayangkan adanya isu penistaan Agama karena hal itu dinilai sangat politis. Menurutnya, kalau pengadilan membebaskan Ahok, itu sangat positif bagi politik dan demokrasi di Indonesia.

“Setidaknya, pengadilan dan lembaga demokrasi terbebas dari pengaitan Agama untuk urusan politik tertentu, kata Rudi kepada terasbintang, Selasa, (14/3/2017).

Lanjut Rudi, aroma politiknya lebih kuat ketimbang persoalan agamanya, karena terjadi di momentum Pilkada.

“Ada beberapa alasan. pertama, kelompok yang getol menyuarakan isu penistaan ini, dalam hal ini Islam garis keras (FPI dan kelompoknya), sejak lama sudah menentang Ahok. Malah pernah membuat Gubernur tandingan. kedua, faktanya, isu penistaan ini benar-benar memukul Ahok di Pilkada”, ujarnya.

Diketahui sebelumnya, hasil surve yang dirilis Indikator politik terkait kepuasan terhadap Ahok sangat tinggi, namun pasca bergulirnya isu penistaan Agama elektabilitas Ahok jauh dari hasil sebelumnya.

“Ini bisa kita lihat di survei. Menurut data longitudinal Indikator Politik Indonesia, rata-rata kepuasan publik terhadap Ahok mencapai 73,4 persen. Harusnya, kalau 70 persen rakyat Jakarta puas dengan Ahok, maka secara rasional mestinya dia menang di atas 50 persen (satu putaran). Faktanya, Ahok cuma dapat 43 persen”, tutup Rudi.

loading...