Punya Sayap Polisi Tangguh, Pemerintah Santai Tanggapi Warning Australia Soal Ancaman Teror ke Indonesia

0
Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan

TERASBINTANG.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menanggapi santai soal adanya peringa­tan yang dikeluarkan Australia terkait adanya kemungkinan teroris sedang siap-siap melan­carkan serangan di Indonesia. Menurut Luhut, ancaman basa-basi semacam itu adalah hal wajar.

“Jadi begini, travel advisory beda dengan travel warning. Sampai sekarang situasi masih terkendali,” kata Luhut.

Namun seandainya ada anca­man keamanan, Luhut yakin, polisi sudah siap siaga menangkal serangan tersebut. “Tapi tetap saja kita harus waspada. Dan informasi ini, tentunya mereka juga sampaikan kepada umum, sama seperti yang pernah kita sampaikan juga,” lanjut Luhut.

Apalagi saat ini pihaknya sudah mengirim sebanyak 200 perwira untuk menempuh pendidikan di luar negeri untuk belajar penanganan kejahatan cyber crime. Tentu saja, aparat kepolisian akan semakin siap ke depan.

“Tahun ini Polri mengirimkan 70 perwira terbaiknya untuk sekolah di berbagai disiplin ilmu, misalnya dalam bidang IT (informasi dan teknologi). Ini dilakukan karena ancaman ke depan, kejahatan cyber crime akan semakin banyak sehingga polisi harus siap mengantisi­pasi,” ujar Luhut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bahwa apa yang disampaikan Luhut memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Kepolisiam.

“Selama ini Babinkamtibmas jadi ujung tombak Polri men­jangkau seluruh wilayah. Paling tidak, Babikamtibmas ikut mem­bantu pengawasan dan men­garahkan penggunaan dana desa agar tidak disalahgunakan,” katanya. (fk)

KOMENTAR