Rekatkan barisan NKRI, Deklarasi Kebangsaan dan Ikrar Kesetiaan Digelar

0

TERASBINTANG.com – Sejarah  dunia mencatat  perjalanan suatu bangsa dan negara selalu naik turun. Pasang surut. Bahkan beberapa negara yang dulu harum namanya kini hilang lenyap tinggal onggok sejarah. Mereka luluh lantak bukan karena diserang dari luar namun karena keroposnya nilai nilai persaudaraan dan kebangsaan rakyatnya.

Republik Indonesia yang merdeka 71 tahun lalu juga mengalami banyak goncangan politik, ekonomi dan sosial yang naik turun. Kita mencatat setelah merdeka ada tragedi politik pemberontakan PKI 1965.

Kita juga mencatat tragedi 98. Tragedi hitam yang terjadi akibat tata kelola ekonomi negara yang sarat KKN. Untungnya, kita mampu melewatinya meski harus kehilangan banyak nyawa sesama anak bangsa.

Tragedi 98 melahirkan anak kandung reformasi. Reformasi melahirkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang baru. Kebebasan itu menjadi nilai utama reformasi setelah hampir tiga dekade kebebasan berpikir dan berpendapat  kita dikekang oleh otoriterisme.

Kita bersyukur atas kemerdekaan dan kebebasan itu. Kita memaknainya sebagai anugerah Ilahi kepada bangsa Indonesia.

Namun kini, kemerdekaan dan kebebasan yang kita perjuangkan dengan taruhan nyawa para pahlawan reformasi itu terancam eksistensinya.

Kita merasakan kondisi bangsa dan negara kita berada dalam titik didih. Benih benih koyaknya rasa persaudaraan dan kebangsaan semakin bertunas.

Nilai nilai persaudaraan dan kebangsaan semakin terpinggirkan oleh karena semakin menggeliatnya nilai  sektarian, egoisme kelompok, mau menang sendiri, anti demokrasi dan intoleransi.

Warisan luhur jati diri bangsa yaitu tepo seliro, harmoni, menghargai keberagaman, semangat gotong royong, solidaritas kebangsaan dan nasionalisme semakin memudar. Saat ini kita mudah marah marah hanya karena perbedaan sepele. Kita mudah mengamuk hanya karena kesalah fahaman kecil.

Untuk itu, Relawan NKRI lahir dengan kesadaran kebangsaan baru bahwa Republik Indonesia tidak boleh dibiarkan jatuh dalam kerenggangan kebangsaan. Tidak boleh jatuh dalam kekakuan relasi kebangsaan. Tidak boleh kita biarkan hubungan sesama kita anak bangsa saling memunggungi. Saling menista dan menghujat. Saling mencaci maki dan mencemooh.

Relawan NKRI akan meneguhkan kembali semangat kebangsaan itu. Semangat kebangsaan yang mendorong agar kita mencintai tanah air. Semangat kebangsaan agar kita menghormati kebhinekaan. Menghargai keragaman. Respek pada persaudaraan, toleransi dan harmoni.

Oleh karena itu, Relawan NKRI akan mengadakan Deklarasi Kebangsaan dan Ikrar Kesetiaan Kebangsaan pada Sabtu, 12 November 2016, Pukul 10.00 – 14.00 Wib, bertempat di Tugu Proklamasi, Jl. Proklamasi, Jakpus.

Semoga langkah kecil dari Relawan NKRI ini bisa menjadi langkah besar bagi semua anak bangsa. Anak bangsa yang masih menaruh harapan bahwa republik ini akan mampu melewati rintangan dan ujian sekalipun bumi berguncang badai menerjang.

KOMENTAR