Revisi UU Terorisme, Ketua Baleg: Pendekatan Represif Tak akan Menyelesaikan Masalah Terorisme

0

TERASBINTANG.com – Ketua Badan Legislasi DPR, Supratman Andi Agtas mengatakan, revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang sudah masuk dalam Prolegnas 2016 harus dijadikan momentum untuk memilih pendekatan yang tepat dalam mengatasi terorisme di Indonesia.

“Pendekatan yang tepat itu adalah pendekatan preventif, bukan pendekatan represif. Saya sudah berdiskusi dengan Kedubes Belanda dan ahli-ahli terorisme yang mereka miliki, kebetulan mereka punya ahli yang bagus. Poinnya sama, bahwa pendekatan represif seperti diterapkan negara-negara Barat selama ini tidak menyelesaikan masalah,” kata Supratman kepada Terasbintang, Kamis (18/2/2016).

Karena itu, Supratman meminta pemerintah untuk tidak mengulangi kegagalan negara-negara Barat dengan menggunakan pendekatan represif. Sebaliknya, pendekatan preventif harus diterapkan dengan merangkul dan mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap ancaman terorisme di Indonesia.

“Para tokoh masyarakat, tokoh agama dari berbagai macama ormas harus diajak dan dilibatkan dalam memberantas terorisme. Sebab ini masalah paham yang tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan pemerintah saja,” jelas politisi Gerindra itu.

Terhadap organisasi keagamaan yang punya ideologi radikal sekalipun, kata Supratman, pendekatan preventif juga harus didahulukan. Pendekatan itu, kata dia, misalnya dengan melakukan dialog agar mereka yang punya paham radikal bisa berubah menjadi moderat.

“Masalah paham atau ideologi, sekali lagi tak bisa dengan represif. Misalnya kalau ada ormas yang punya ideologi khilafah langsung dibubarkan. Itu tidak bisa. Karena kalau cara itu dipakai, ya mungkin organisasinya bubar, tapi kan paham yang sudah melekat di otak dan hati anggotanya kan tetap ada. Tidak hilang. Dengan itu, masalah belum selesai karena bisa saja mereka terus bergerak,” kata penyandang gelar magister hukum dari Universitas Hasanuddin itu. (SUM)

KOMENTAR