Riza Menyiapkan RAPBD yang Berpihak pada Warga Mengalahkan Cagub Lain yang Hanya Urus Penciraan

0

TERASBINTANG.com – Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Riza Villano Satria Putra mengaku punya Program Unggulan Menata Provinsi DKI Jakarta. Beberapa Program Unggulan tersebut dipaparkan oleh Riza di Gedung Cheers Residential, Jakarta Selatan, Sabtu (28/05/2016).

“Saya punya wacana dalam menata masalah klasik kota Jakarta yang lebih bermanfaat untuk warga,” tutur Riza saat dijumpai rekan media dalam kegiatannya pemberian santunan kepada ratusan anak yatim piatu.

Riza mengatakan, program yang dimilikinya adalah terkait beberapa masalah klasik dan masalah krusial ibu kota Jakarta saat ini seperti halnya banjir, kemacetan, kebersihan dan sosial.

Menurutnya, untuk mengatasi masalah tersebut dirinya mengacu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015, dimana ia mencoba mempelajari APBD tersebut selama beberapa bulan ini.

“Saya pelajari bahwa didalam APBD tersebut sebenarnya bisa disusun anggaran-anggaran yang lebih memberikan manfaat untuk warga secara langsung. Contohnya, menyediakan fasilitas toko-toko, atau pusat kuliner gratis untuk warga sendiri. Dan anggaran untuk hal tersebut kita punya dananya”, paparnya.

Riza yang mendaftarkan diri melalui proses penyaringan di DPD PDI Perjuangan, bertekad menjadikan Ibukota DKI Jakarta yang lebih bermanfaat bagi warga DKI khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Untuk membangun dan menata Jakarta, kata Riza cukup menggunakan APBD saja, tidak perlu lagi adanya investor. Sebab APBD Jakarta itu sangat besar, buat apa kita mengambil investor lalu menjadikan kepemilikan saham tertentu.

“Lebih baik gunakan APBD yang betul-betul murni punya pemerintah, yang terpenting anggaran itu dapat dikelola dan dilaksanakan dengan baik, dan saya ingin anggaran yang berasal dari rakyat itu kembali lagi ke rakyat”, jelasnya..

Sementara untuk masalah kemacetan, menurut Riza harus ada sinerji dengan pemerintah pusat karena menyangkut banyak kepentingan daerah lain.

“Mengenai kemacetan saya tidak mau gegabah, karena faktanya kemacetan yang bisa mengentaskan itu harus ada sinergi dari pemerintah pusat. Mengapa demikian?, imbuh Riza menjelaskan, karena Jakarta itu Jabodetabek, banyak singgungan-singgungan dari daerah lain. Seperti, banyaknya importir-importir dan produsen mobil dari negara lain yang saat ini semakin meningkat. Kalau kita stop itu urusannya akan panjang, maka dari itu yang bisa kita lakukan adalah mengurangi angka kemacetan. Jika calon lain bisa mengentaskan kemacetan itu bohong dan hanya pencitraan saja”, ungkap Riza.

Bakal calon Gubernur DKI ini menyampaikan salah satu program yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemacetan pada jam-jam sibuk warga, pagi dan sore, yakni Jakarta satu arah.

“Dengan program tersebut saya yakin dapat mengurangi kemacetan mencapai 50%”, ujarnya.

Sedangkan untuk mengatasi permasalahan banjir, lanjut Riza, terbagi beberapa hal, pertama banjir bandang dan banjir lima tahunan. Banjir bandang itu datangnya dari gunung (dari dataran tinggi). Maka harus dituntaskan gunungnya dengan membuat irigasi dan kanal-kanal yang bisa berubah menjadi tenaga listrik atau power plain. Sehinga otomatis air yang turun ke Jakarta sudah diatur. Lalu di Jakarta sendiri dibuat irigasi-irigasi bawah tanah, sungai-sungai dilebarkan dan dibeton.

“Sekarang ini kan hanya setiap musim hujan saja baru dikeruk-kerukin. Dan itu menurut saya kurang tepat, meskipun sudah bagus tapi masih kurang tepat”, tandasnya.

“Jadi saya yakin bahwa Jakarta saat ini membutuhkan figur-figur baru. Figur-figur muda, figur-figur kreatif dan figur berani dalam tanda kutip bukan berani seperti itu. Berani di sini adalah orang yang menyuarakan yang seharusnya disuarakan bukanlah hanya yang retorika begitu”, pungkas Riza bersemangat, yang merencanakan wacana dan programnya ini akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

KOMENTAR