Sadar Sadar, Agun: Golkar Ngakunya Partai Modern, Kelakuannya Seperti Anak Kecil, Kampungan..

0
loading...

TERASBINTANG.com – Golkar bergejolak, hal ini berlangsung sudah sangat lama. Tensi kekisruhan tersebut makin tampak kekanak-kanakan saat sejumlah tokoh partai berlambang beringin tersebut memakai caranya masing-masing kendalikan partai tertua itu. Terakhir, Setya Novanto sebagai ketua fraksi Golkar merotasi Bambang Soesatyo.

Langkah Novanto tersebut menuai berbagai kecamanan dari internal Golkar sendiri. golkar pun saat ini makin kisruh.

“Ikuti aturan-aturan ketentuan UU Parpol. Kalau partainya masih kisruh ya tunggu dulu sampai selesai kisruhnya. Jangan gegabah! Golkar ini partai modern kok kelakuannya kaya anak kampung aja,” ujar Agun Gunanjar Sudarsa, Rabu (6/1/2016).

Menurut Agun pergantian tersebut ada mekanisme yang mengaturnya, jangan sewenang-wenang seperti itu.

“Pergantian ketua fraksi di DPR itu bukan pergantian direktur perusahaan atau direktur CV, ini menyangkut institusi lembaga negara. Jadi pergantian seluruh fraksi di DPR harus memenuhi ketentuan UU MD3, UU Partai Politik dan ketentuan tatib dewan,” tegas Agun.

Agun mengingatkan jangan ceroboh seperti itu, pergantian pimpinan fraksi harus diputuskan saat rapat paripurna sedangkan untuk pergantian pimpinan AKD adalah kewenangan intern AKD sendiri.

Selain mencopot jabatan ketua banggar dari Ahmadi Noor Supit  dan menggantinya dengan Kahar Muzakir, Golkar juga menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai sekretaris fraksi menggantikan Bambang Soesatyo untuk mendampingi Novanto. (Rs)

loading...