Sebarkan Isu Rasis, Caleg Gagal PKS Mustofa Nahrawardaya Panen Kecaman

0

TERASBINTANG.com – Belakangan ini, bekas calon legislatif PKS yang gagal menjadi anggota DPR RI, Mustofa Nahrawardaya, memanen kecaman dari berbagai arah. Tanpa disadari, postingan kasar bernuansa SARA melalui akun Twitter pribadinya benar-benar telah menyulut kemarahan peselancar sosial media lainnya.

Postingan tersebut masih terkait soal demo bela Islam II yang akan belangsung secara besar-besaran pada tanggal 4 November besok. Bayangkan, pemilik akun @TofaLemon ini meminta warga Indonesia keturunan Tionghoa supaya berhati-hati untuk tetap berada di rumah masing-masing agar selamat dari amukan massa ormas Islam pada saat demo “Tangkap Ahok” ini berlangsung secara brutal dan barbar.

“Untuk menghindari kesalahpahaman, Tionghoa Muslim sebaiknya berada di rumah masing-masing pada tgl 4 November 2016,” kata Nahra.

Tentu saja, cuitan tersebut sangat berbahaya bagi pembangunan mental persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Jalinan silaturrahmi antar entis dan agama dan tenun kebangsaan yang terbangun sejak lama bisa runtuh seketika bila postingan provokatif semacam itu dibiarkan.

Lalu, bagaimana Netizen merespon cuitan kasar penuh kebodohan ini?

Seorang WNI keturunan Tionghoa, Conrad Valmont melalui akun Twitter [email protected] mengutuk keras postingan tersebut. Ia meminta Presiden RI Joko Widodo bertindak.

“Pak @jokowi saya Cina Indonesia. Saya melewati 98. Sy percaya bangsa ini dewasa, tapi bukan berarti flexible dengan provokasi seperti ini.”

“Pihak2 yg peduli keutuhan bangsa, harusnya laporkan antek ISIS ini ke polisi.” ujar lainnya @EliazerL.

Seperti diketahui, Mustofa Nahra sering kali diidentikkan dengan sosok rasis dan gemar menfitnah. Cap ini tentu bukan tanpa alasan. Cuitannya yang kerap melecehkan dan menfitnah lawan ideologi dan politiknya sudah cukup meresahkan. Ada yang bilang, gaya hidup Mustofa diakibatkan oleh kegagalannya melenggang ke Senayan. (wa)

 

 

 

KOMENTAR