Soal Open House, Wali Kota Solo: Yang Gak Bisa Hadir Silahkan, Tak Ada Sanksi dan Paksaan

0
loading...

TERASBINTANG.com – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Walikota Surakarta FX.Hadi Rudyatmo akan mengadakan open house pada perayaan natal, di rumah dinas Walikota Loji Gandrung, Minggu (25/12/2016). Acara ini sifatnya terbuka untuk umum, termasuk pegawai di lingkungan Pemkot Surakarta. Acara akan dimulai pukul 09.30 sampai dengan 12.30 WIB.

“Ini sifatnya terbuka untuk umum. Siapapun bisa datang. Terutama warga, yang bisa hadir silahkan,” kata Rudy, belum lama ini.

Acara ini, kata Rudy, ditujukan untuk membangun tali silaturrahmi dan persaudaraan di antara warga Solo. “Tidak ada ibadah apapun kecuali hanya silaturahmi dan makan-makan. Seperti lebaran itu datang bersalam-salaman lalu makan. Tidak ada kegiatan apapun,” tegasnya.

Ia juga membantah isu miring yang berkembang di masyarakat dan media bahwa surat edaran mengenai open house bersifat memaksa dan wajib dihadiri pegawai di lingkungan Pemkot. menurutnya, tidak ada pemaksaan apapun untuk menghadiri acara tersebut, apalagi pemberian sanksi.

“Kalau ada surat edaran dari pak Sekda itu sifatnya pemberitahuan. PNS dan pejabat tidak wajib datang.  Saya juga tidak akan memberikan sanksi bagi yang tidak datang,” ujarnya.

Menurut Rudy, acara silaturrahmi di momen-momen besar seperti natal dan lebaran sudah biasa dilakukan. Bahkan, dia mengaku mengadakan acara open house secara bergantian dengan Wakilnya. Perayaan seperti ini bukan dalam rangka mempropagandakan agama, melainkan sekedar membina hubungan baik dan toleransi.

“Memang kita jadwalkan bergantian. Kalau lebaran di rumah pak wakil. Kalau pas natal di tempat saya,” sambungnya.

Untuk diketahui Pemerintah Kota Surakarta telah mengeluarkan surat edaran tentang open house, yang akan digelar di Rumah dinas Walikota, Loji Gandrung, Minggu (25/12/2016). Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Pejabat Pemkot Surakarta, Pejabat Instansi baik Negeri maupun Swasta di Solo.

Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah (sekda) Surakarta, tanggal 15 Desember 2016 itu berisi permintaan menginformasikan kepada seluruh karyawan, pegawai unit kerja terkait open house. Serta meminta lurah untuk menginformasikan kepada warganya terkait kegiatan tersebut. Mulato Ishaan

loading...