Subhanallah! Ribuan Warga Tegal Pilih Istighasah Dibanding Ikutan Demo

0
Demo FPI

TERASBINTANG.com – Sekitar 3000an umat Islam di Kota Tegal gagal berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 4 November besok. Mereka akhirnya lebih memilih menggelar doa bersama yang akan diselenggarakan malam ini.

”Ya, sebelumnya memang kami berencana hendak berangkat ke Jakarta untuk bisa ikut bersama-sama menggelar aksi demo. Bahkan, sesuai rencana ada sekitar 60 armada bus yang siap mengantar umat muslim Tegal ke Jakarta,” terang tokoh ulama Kota Tegal Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff, usai menghadiri di acara Forum Silaturahim antar Umat Beragama di Adipura Balai Kota Tegal, kemarin.

Menurutnya, bataknya rencana mengikuti aksi demo di Jakarta lantaran dinilai berbahaya. Menurutnya, banyak jalan selain aksi untuk mendoakan negeri ini tetap aman, serta diharapkan tidak ada lagi kasus penistaan agama.

”Namun sebagai bentuk komitmen dan kebersamaan dalam mengawal proses hukum terkait dugaan penistaan agama, kami akan menggelar doa bersama. Rencananya akan digelar di Masjid Agung malam Jumat ini,” bebernya.

Habib Thohir juga menjelaskan bahwa doa bersama itu guna mendoakan sekaligus upaya agar bisa meredam emosi gelombang ribuan massa dalam aksi di Jakarta. Termasuk pihaknya bersama umat Islam di Tegal akan mendoakan agar aksi yang digelar oleh umat muslim lainnya bisa aman dan kondusif serta tidak terjadi bentrok.

”Sebenarnyanya cukup mudah dalam mengatasi aksi massa ini. Karena mereka menuntut ditegakkannya proses hukum terkait penistaan agama. Adalah pelaku bisa diberlakukan sama di mata hukum, diberi sanksi setimpal dengan tindakannya,” tegasnya.

Sementara, Kapolres Kota Tegal AKBP Firman Darmansyah menjelaskan bahwa dari hasil komunikasi dan kordinasi dengan tokoh ulama, menyebutkan tidak ada masyarakat Tegal yang ikut dalam aksi demo 4 November besok.

”Sejumlah umat muslim yang gagal berangkat itu, tetap menggelar aksi namun dengan doa bersama,” jelasnya.

Acara Forum Silaturahim antar Umat Beragama di Adipura Balai Kota Tegal juga dihadiri Ketua Pengadilan Tegal, Kejaksaan, tokoh ulama dan agama, Kesbangpolinmas, ormas, dan Dandim 0712/Tegal. (za)

KOMENTAR