Tak Terima Teman Ahok Diminta Pindah, Ahok: Kalau Gitu Pak Djarot Suruh Kantor PDIP Pindah Dulu

0

TERASBINTANG.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mulai terlibat saling sindir dengan wakilnya sendiri Djarot Saiful Hidayat.

Mulanya, Djarot menyarankan Teman Ahok untuk tidak menggunakan aset pemerintah provinsi (Pemprov) sebagai markasnya. Sebab, kata dia, secara etika itu tidak benar.

“Saran saya, sebaiknya (TemanAhok) cari yang lain yang lebih netral, jangan dipakai untuk politik, tetapi secara aturan boleh. Kenapa sih, memang enggak ada yang lain?” saran Djarot kepada Teman Ahok.

Mendapat saran seperti itu, Ahok ternyata tidak terima. Pasalnya, Ahok merasa yang memakai aset pemprov bukan hanya Teman Ahok, tapi juga banyak partai politik. Bahkan, Ahok menyarankan balik kepada Djarot agar markas PDIP juga dipindahkan.

“Kalau Pak Djarot ini merasa etika yang dilanggar, kalau gitu Pak Djarot suruh kantor PAC PDIP pindah dulu dong kalau etika. Etika kan perasaan kalau aturan enggak ada dilanggar,” kata Ahok usai meresmikan kantor Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat, Selasa (22/3).

Menurut Ahok, menggunakan aset negara itu dibolehkan oleh hukum. Tapi, kalau dipersoalkan etika, Ahok beralasan hal itu adalah masalah lain.

Hanya saja, kata Ahok, kalau Djarot merasa Teman Ahok melanggar etika, seharusnya melihat internal partainya sendiri dulu.  Menurutnya, TemanAhok menyewa lahan dari pihak swasta, PT Griya Berlian. Sedangkan partai menyewa langsung dari Pemprov.

“Kalau gitu, kantor partai juga suruh pindah dong kalau saran etika. Malahan itu lebih parah. Kantor partai sewa langsung dari pemda,” tegasnya. (SUM)

KOMENTAR