Tanggapan IHR Terkait Dugaan Membantu Kelompok Teroris

0
loading...

TERASBINTANG.com — Setelah beberapa hari terakhir beredar isu bahwa Indonesian Humanitarian Relief Foundation (IHR) pimpinan Bachtiar Nasir membantu teroris mengemuka, pihak IHR akhirnya buka suara.

Melalui rilis pers yang diterima Terasbintang.com, Selasa (27/12/2016), IHR membantah keras lembaganya memberikan bantuan untuk kelompok teroris Jaysh Al Islam. Ia menyatakan kabar tersebut fitnah. Ada pihak-pihak tertentu yang tidak suka menyebarkan informasi fitnah tersebut.

“Tuduhan IHR tidak menyalurkan untuk warga Suriah jelas tuduhan fitnah dan tidak benar. Pihak-pihak yang melakukan propaganda ini hanya menyandarkan kepada satu potongan berita, tanpa mau melihat informasi secara utuh,” demikian potongan klarifikasi IHR.

Ditetegaskan IHR menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga Aleppo dengan melakukan kerjasama dengan lembaga kredibel. Sesingga tidak mungkin bantuannya salah sasaran.

“Bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Suriah kami lakukan dengan bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan yang sangat kredibel di Turki, yakni İnsan Hak ve Hürriyetleri İnsani Yardım Vakfı atau dikenal dengan nama IHH. IHH adalah organisasi lembaga kemanusiaan internasional yang telah diakui oleh PBB,” jelasnya.

IHR menganggap isu ini serius. Penyebar berita hoax ini akan ditindak-lanjuti ke jalur hukum.

Ini beberapa point pernyataan sikap IHR:

1. Melihat polanya, arus fitnah ini tampaknya bukan barang baru. Upaya propaganda ini dilakukan oleh pihak-pihak yang memang sejak awal tidak ingin nestapa warga Suriah terdengar mengetuk hati nurani warga Indonesia.
Caranya dilakukan dengan berbagai pola, salah satunya adalah membunuh karakter NGO-NGO kemanusiaan yang selama ini bersama-sama ormas Islam, ulama, dan aktivis kemanusiaan menggalang semangat berbagi.

2. Tuduhan IHR tidak menyalurkan untuk warga Suriah jelas tuduhan fitnah dan tidak benar. Pihak-pihak yang melakukan propaganda ini hanya menyandarkan kepada satu potongan berita, tanpa mau melihat informasi secara utuh. Padahal bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Suriah kami lakukan dengan bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan yang sangat kredibel di Turki, yakni İnsan Hak ve Hürriyetleri İnsani Yardım Vakfı atau dikenal dengan nama IHH. IHH adalah organisasi lembaga kemanusiaan internasional yang telah diakui oleh PBB. Dalam kiprahnya, IHH pernah menjadi inisiator konvoi kemanusiaan Freedom Flotilla menuju Gaza, Palestina, yang diikuti lembaga dan aktivis kemanusiaan dunia.

3. Adalah kewajiban semua kaum Muslim membantu saudaranya di dunia yang sedang menderita dan pengalami penindasan. Sebab adalah wujud kemanusiaan Universal dalam Islam. Kami menilai tudingan ini adalah bagian dari upaya melemahkan semangat kemanusiaan masyarakat Indonesia untuk membantu sesama saudaranya di Suriah.
Namun tidak semua usaha kemanusiaan masyarakat Indonesia terhadap masyarakat Suriah ini disukai oleh pihak-pihak tertentu yang memang sejak lama berupaya menutup-nutupi fakta krisis kemanusiaan dan kekejaman yang terjadi di Suriah.

4. IHR adalah lembaga yang didirikan para aktivis kemanusiaan dari banyak elemen umat. Dengan membawa-bawa nama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), kelompok penfitnah – yang diduga jejaring gerakan Pro Rezim Bashar al Assad di Indonesia ini – ingin berusaha melakukan usaha memecah ukhuwah umat Islam yang saat ini sedang solid.

5. Jika pihak-pihak penebar fitnah tersebut tidak menghentikan tuduhannya setelah pernyataan resmi kami ini, maka kami akan ambil langkah hukum terhadap para penebar fitnah tersebut.

loading...