Tarik Kasus Novel, Kejagung Dinilai Plintat-plintut

0

TERASBINTANG.com – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Wenny Warouw‎ menilai langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) menghentikan penuntutan kasus dugaan penganiayaan dengan tersangka penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sulit dipahami.

‎”Pekerjaannya yang sudah capai-capai oleh penyidik, demikian juga oleh penuntut, sudah masuk pengadilan, ditarik lagi, mekanisme hukum apa ini? Itu kami tidak paham itu apa langkah penegak hukum seperti itu,” tutur Wenny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2).

Ia pun mengaku heran dengan proses hukum yang dilakukan Kejagung. “Kok kayak ‘plintat-plintut’ namanya sudah P21 (lengkap), sudah dikirim ke pengadilan, kok masih bisa ditarik kembali, ini baru pertama dengar,” ujarnya. Wenny akan mempertanyakan penghentian kasus Novel dalam rapat dengar pendapat Komisi III bersama Kejagung nantinya. (fk)

KOMENTAR