Teman Ahok Mengaku Dapat Serangan, Antara Isu Deparpolisasi dan Mencari Sensasi

0

TERASBINTANG.com – Tensi politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 semakin panas. Komunitas relawan Basuki Tjahaja Purnama, Teman Ahok, mendapat serangan di dunia maya. Serangan itu berupa percobaan hack terhadap website mereka, www.TEMANAHOK.com.

Di akun facebook, Rabu (9/3/2016) malam, Teman Ahok menulis “WEBSITE WWW.TEMANAHOK.COM MENGALAMI PERCOBAAN HACK. SAAT INI SISTEM KAMI SENGAJA DISABLE. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami mohon dukungan dari teman2 semua.Our system has automatically detected an inbound DDoS against your droplet named Teman-Ahok-1.”

Tak hanya itu, dalam postingan di facebooknya, Teman Ahok menuding serangan itu dilakukan oleh pihak luar. “Ada serangan dari luar. Jadi untuk sementara pihak Hosting disable web TA dalam waktu beberapa jam ke depan,” tulisnya.

Setelah dicek website Teman Ahok memang tidak bisa. Tapi, hanya berselang tiga jam, web itu sudah bisa diakses kembali.

Di laman facebooknya, Teman Ahok kembali menulis: Setelah sempat mengalami percobaan hack, kini website www.temanahok.com sudah dapat diakses kembali.

Semua informasi yang terkait dengan pengumpulan KTP, download formulir, lokasi Posko, proses verifikasi dll dapat ditemukan di website kami, atau Fanpage Facebook ini, Instagram @temanahokofficial dan Twitter @temanahok.

Teman Ahok tidak menuding pihak-pihak tertentu dalam facebooknya. Mereka hanya menyebut bahwa serangan itu dilakukan pihak luar? Apakah terkait isu deperpolisasi yang disuarakan PDIP? Teman Ahok juga tidak menyebutkannya.

Hanya saja, serangan itu memang terjadi saat isu deparpolisasi berembus kencang. PDIP merasa pilihan Ahok lewat jalur independen, yang disokong Teman Ahok, adalah upaya deparpolisasi. Dan partai berlambang banteng moncong putih itu akan melawan deparpolisasi.

“Independen itu kan liberal. Maksud dan tujuannya sah, tapi tidak ada payung hukum dan Undang-undangnya,” kata Sekretaris DPD PDIP DKI Prasetio Edi Marsudi, Selasa (8/3) lalu.

Namun, dugaan itu tentu harus dibuktikan. Sebab, bisa jadi upaya serangan itu juga hanya bermaksud mencari sensasi dan menarik perhatian. Seperti diketahui, malam di mana Teman Ahok mengaku dapat serangan, sedang berlangsung acara talkshow di salah satu stasiun televisi yang menyoroti soal Pilkada DKI. (SUM)

KOMENTAR

loading...