Terkait Pengolahan Sampah Modern di DKI, Cagub Riza Tawarkan program Non Monopoly Gerbage

0

TERASBINTANG.com – Salah satu Cagub Independen Gubernur DKI Jakarta 2017, Riza Villano mengatakan bahwa DKI Jakarta memiliki permasalahan kronis yaitu sampah, bahkan sampah menjadi konsumsi politik dan menjadi bisnis mega yang sangat menggiurkan.

“Siapa yang salah, ya warga, sudah tau bahwa sampah itu uang, kok dibuang begitu saja. Tapi saya tidak menyalahkan warga 100% karena warga mimang belum diberikan penyuluhan terpadu yang dipicu dengan serius,” kata Reza kepada terasbintang, Rabu (1/3/2016).

Riza berharap kalau dirinya nanti menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya himbau pada semua kelurahan untuk mengumpulkan warga dan membentuk sebuah team yang serius mengurus sampah.

Menurut Riza, saat ini banyak sekali cara mengolah sampah DKI Jakarta secara modern, nah tekhnologi itu harus kita pakai.

“Mulai merubah menjadi kompos, gas, pembangkit listrik atau tekhnologi daur ulang langsung, bahkan hebatnya ada yang bisa mengurai sampah tanpa harus membakar, banyak sekali cara itu,” ujar Riza.

Sejauh ini sampah kerap menjadi polemik, oleh karenanya Riza memberikan usulan terkait persoalan jakarta saat ini.

“Nah si tukang sampah kita didik untuk bukan hanya sekedar mengangkut sampah saja, tapi mengolah sampah di lingkungan terkecil sekalipun. Hasil olahan sampah digunakan untuk bayar gaji si tukang sampah sendiri, kalau hasilnya banyak, bisa para ketua RT RW berembuk dengan kecamatan dan warga, beli pohon uah-buahan, tanem di pekarangan rumah dan lingkungan perumahan, pupuknhya dari hasil olahan tadi, setelah beberapa tahun lingkungan tersebut penuh dengan buahan,” tegas Riza.

Mimang banyak sekali pembodohan zaman, tapi kita bisa berevolusi bertahap persoalan sampah itu. Siapa dan dari mana dana untuk membuat tekhnologi pengubah sampah tersebut.

“Pertama itu tekhnologi gak usah terlalu tinggi, jadi tidak terlalu mahal. Lalu pengulahan lingkungan, pembuat perumahan atau apartemen yang wajib membuat tempat pengolahan sampah, jadi disini bukan tempat pembuangan sampah lagi. Lalu bagaimana kalau lingkungan yang sudah jadi, saya ajukan untuk masuk ke APBD, kita bikin banyak tempat pengolahan sampah, jadi tidak perlu lagi menjadikan sampah sebagai konsumsi sebagian kecil orang dan menjadi monopoli para raksasa, jadikanlah bermanfaat untuk masyarakat banyak,” imbuh Riza

Riza mengaku bahwa dirinya bukan hanya ingn jadi Gubernur, tapi lebih ingin membuat jakarta tersenyum, menjadi gubernur hanyalah cara saya bisa membuat warga jakarta tersenyum.

“makin cepat program Non Monopoly Gerbage terlaksana, maka saya makin senang itu selaku warga DKI Jakarta juga,” cetus Riza. (Rs)

 

KOMENTAR