Teror Bom Sarinah Dilakukan ISIS, Ini Reaksi Tokoh JAS

0
loading...

TERASBINTANG.com – Teror bom Sarinah diduga dilakukan anggota Islamic State of Irak and Suriah (ISIS). Hal itu karena ISIS pernah memberi ancaman bahwa akan melakukan teror di Jakarta beberapa bulan yang lalu.

“Memang sebelumnya ada warning, bukan menakuti. Ini dari ISIS, ‘akan ada konser di Indonesia yang akan menjadi berita internasional’ itu pesan yang disampaikan,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan, Kamis (14/1/2016).

Senada juga disampaikan Wakapolri Budi Gunawan dan Kepala BIN Sutiyoso. Keduanya menduga pelaku adalah kelompok ISIS yang berkaitan dengan kelompok teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror jelang tahun baru kemarin di Bandung, Jawa Barat.  Budi menduga, pelaku bom hari ini adalah mereka yang lolos saat penyergapan saat itu.

“Yang lolos saat tahun baru itu pelaku saat ini,” kata Budi di lokasi kejadian.

Di Indonesia ISIS juga didukung oleh Jamaah Ansorus Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir. JAT juga punya visi menegakkan khilafah atau mendirikan negara Islam. Sebagian anggota JAT yang tidak setuju pada ISIS lalu mendirikan Jamaah Ansyorusy Syariah (JAS).

Namun, JAT dan JAS tetap menjalin hubungan silaturahmi yang kuat. Terasbintang menghubungi lewat telepon salah satu tokoh JAS di lingkungan masjid Muhajirin Grogol, Ust Syahruddin, untuk dimintai pendapatnya terkait teror bom Sarinah yang dilakukan ISIS.

Ditanya terkait bom Sarinah itu, reaksi Syahruddin langsung menegaskan bahwa dirinya tidak tahu menahu. Bahkan terus menghindar ditanya soal bom Sarinah dan ISIS.

“Saya tidak tahu ya soal bom Sarinah. Saya di kampung. Saya juga hanya tahu bom itu dari media. Tidak tahu lebih,” tuturnya.

Tak  hanya itu, meski dia tokoh JAS di masjid Muhajirin, dia mengaku bahwa dirinya hanya anggota biasa di JAS. Juga tidak tahu soal pendapat JAS. “Saya cuma anggota di JAS. Saya tidak bisa mewakili organisasi. Paham ya. Saya juga tahu dari media soal JAS,” tegasnya langsung mematikan teleponnya. (SUM)

loading...