Teror Bom Terjadi Serentak di Sejumlah Negara, Hanya Indonesia yang Berhasil Mengagalkan

0
loading...

nTERASBINTANG.com – Dalam 24 jam serentak teror bom terjadi di sejumlah negara di dunia, yakni di Stadion sepak bola Istanbul dengan jumlah korban 35 meninggal dunia, Gereja Koptik Cairo (30 orang meninggal), Bom Truk di Mogadishu (20 orang meninggal), Bom bunuh diri di Aden Yaman yang menelan 45 korban maut, dan yang terakhir adalah Indonesia sendiri. Jika aparat penegak hukum lengah, maka sudah dipastikan Ibu Kota akan lumpuh karena teror.

Namun, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menggagalkan aksi teror bom di Istana Presiden dengan menangkap sejumlah orang di Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Kelompok teroris jaringan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara (JADKN) ini dipimpin Bahrun Naim.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Bahrun Naim mengendalikan kelompok tersebut dari Syiria, Timur Tengah.

“(Ada di) Syria (Suriah-red),” ucap Tito saat ditanya soal keberadaan Bahrun Naim.

Empat teroris kelompok Bahrum Naim masih menjalin pemeriksaan intensif oleh Tim Densus 88 di Korps Brimob Mabes Polri. Keempatnya yakni Dian Yulia Novi, M. Nur Solihin, Agus Supriyadi dan S alias Abu Izzah. Mereka diganjar Pasal 7 jo Pasal 15 UU RI Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penentapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Teoris ini adalah kelompok yang merupakan sel dari Bahrun Naim yang ada di Syiria. Modusnya dia membuat sel-sel kecil. Selnya cuma ada enam orang, mereka ini, dipimpin oleh Solikin dan lain-lain,” tutur Tito.

Lagi-lagi Bahrun Naim memiliki peranan penting menggelontorkan dana untuk aktivitas kelompoknya di Indonesia. “Jadi biaya berasal dari Bahrun Naim yang dikirim melalui bank,” ucap Tito menambahkan.

Atas kinerja Polri yang sigap mendeteksi ancaman teror itu, berbagai pujian dan apresiasi terus mengalir terhadap Korps Bhayangkara. Baik di dunia nyata maupun maya.

“Ya Bapa, terus lindungi kami, keluarga kami, teman2 dan sahabat2 kami.
Lindungi bangsa Indonesia dari para penjahat/teroris yang ingin menghancurkan bangsa kami.”

“Jangan biarkan ketakutan menguasai hati kami tetapi biar kami selalu memiliki keberanian utk mengasihi. Biarlah hati-Mu yg penuh KASIH ada di dalam setiap hati seluruh bangsa Indonesia…”

“Kami bersehati mendoakan Pemerintahan kami, tentara yg di darat, laut dan udara, juga kpd Kepolisian supaya hikmat Tuhan turun utk menjaga kesatuan dan persatuan negara kami Indonesia tercinta ini…

loading...