Tidak Mau Bertanggung Jawab Atas Hilangnya Dana Tabungan Nasabahnya, Bank BRI Didemo Mahasiswa

0
loading...

TERASBINTANG.com – Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiwa Pemuda Peduli Rakyat, menggelar aksi demontrasi di depan Bank BRI dan Pengadilan Negeri (PN) Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam seruannya, mereka menuntut Bank BRI untuk mengindahkan hasil Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dan putusan PN Maros terkait kasus hilangnya dana tabungan nasabah akibat kegagalan proteksi sistem keamanan milik Bank BRI .yang berakibat hilangnya dana tabungan nasabah sebesar Rp 81 juta lebih.

Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Asraf menyebut, pihak Bank BRI harus bertanggung jawab memberikan ganti rugi terhadap M.Rabbany atas hilangnya sejumlah uang dimiliknya yang diakibatkan oleh kelalaian dan kesalahan Bank BRI.

“Melihat dalil-dalil keputusan BPSK yang memenangkan bapak Rabbany sebagai korban dan bank bri di tuntut untuk mengganti rugi terhadap korban. Dengan dalil dan kronologis ini lah kami bersatu dan melawan untuk rakyat yang tertindas oleh industri perbangkan ini,” serunya melalui pengeras suara di depan massa aksi.

Sementara itu, kordinator Mimbar aksi bernama Eki menuturkan, sesuai UU  No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, sudah seharusnya pihak Bank BRI memberikan pelayanan yang baik dan memadai kepada komsumen bukan malah mengacuhkan hak-haknya.

Kasus kehilangan dana tabungan sebesar Rp 81 juta lebih milik M. Rabbany sebelumnya telah diputus melalu jalur mediasi oleh BPSK. Putusan BPSK menyebut Bank BRI waib memberikan ganti rugi kepada korban. Namun Bank BRI melakukan banding ke PN Maros. Kemudian PN Maros tidak mengabulkan banding tersebut.

Korban berharap pihak Bank BRI tidak kembali melakukan upaya hukum,” Sebab saya ini adalah salah satu nasabah yang aktif menyimpan dana tabungan di BRI, ujar nasabah, M. Rabbany dengan penuh harap saat dimintai keterangannya.

loading...