Ungkap Jaringan Teroris, Direktur Lingkar Madani: Kita Dorong Revisi UU Terorisme

0
loading...

TERASBINTANG.com – Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menyatakan setuju dengan revisi undang-undang terorisme sejauh itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bagi aparat penegak hukum dalam mengusut kasus-kasus dan jaringan terorisme.

“Merevisi undang-undang dengan tujuan meningkatkan kemampuan penegak hukum mengungkap kasus-kasus terorisme”, kata Ray Rangkuti kepada Terasbintang, Rabu (27/1/2016).

Menurut Ray, RUU Terorisme ini harus didorong dan dikaji, apakah waktu pemeriksaan terhadap terduga teroris perlu ditambah atau tidak. Sejauh ini, ada beberapa point point yang akan direvisi,  antara lain adalah menambah rentang waktu pemeriksaan sampai empat belas hari dari sebelumnya hanya tujuh hari.

Karena memeriksa teroris harus dilakukan secara komprehensif dan harus dibongkar hingga ke akar.

“Apakah karena rentang waktu yang terlalu sedikit atau seperti apa, makanya ini harus dipertimbangkan dalam hal mengusut jaringan kasus-kasus yang berkaitan dengan terorisme”

Lanjut Ray, jangan sampai revisi tersebut menjadi rebutan kepentingan yang justru mengabaikan profesionalisme. Seperti memasukan perluasan kewenangan BIN untuk membolehkan penangkapan. “Revisi itu jangan sampai menggaruk bagian yang tidak gatal,” sindir Ray Rangkuti.

“Sampai kapan pun yang namanya intelejen itu gak bisa menangkap orang. Kerja intelejen hanya mengorek informasi secara diam-diam. Kalau menangkap orang itu tugasnya hukum, itu wewenang kepolisian,” imbuhnya. (Rs)

loading...