Waduh, 8 Aktivis Ini Mau Provokasi Massa Demo 2 Desember Gulingkan Pemerintahan

0
loading...

TERASBINTANG.com– Delapan dari sepuluh orang yang telah ditangkan dan ditetapkan tersangka, Jum’at, 2 Desember, diduga kuat mau melakukan makar hendak menggiring massa aksi 2 Desember dari silang Monas untuk menduduki DPR/MPR RI. Tujuannya penggulingan pemerintahan.

Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Gedung Humas Mabes Polri, Sabtu (3/12/2016).

“Yang saat ini ditangani, adalah makar sebagai sebuah permufakatan. Dalam pemahaman penyidik, makar sebagai permufakatan dapat juga dikategorikan sebagai delik formil,” kataBoy Rafli Amar.

Tujuh orang yang diduga akan melakukan tindakan makar adalah Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Adityawarman, Eko, Alvin, Ahmad Dhani dan Firza Huzein. Mereka dituduh melanggar Pasal 107 Jo Pasal 110 Jo Pasal 87 KUHP.

Penangkapan para pelaku tindak pidana makar tidak perlu menunggu apa yang telah direncanakan terjadi. Menurut Boy, dugaan pemufakatan jahat itu oleh sejumlah aktivis itu didasarkan pada sejumlah alat bukti yang berhasil dikumpulkan penyidik Polri. Salah satunya berupa percakapan dan pertemuan.

“Ini harus diantisipasi apabila tidak menimbulkan kondisi yang tidak menguntungkan terjadi saat aksi 2 Desember karena disatukan dengan tujuan lain. Massa yang pulang untuk digiring ke DPR,” kata Boy. “Terima kasih GNPF-MUI, ulama yang akhirnya mengawal dan tidak ada penyelewengan massa yang akan pulang,” ujar Boy.

loading...