Walah!!! Dorong Rekonsiliasi Lewat Munas, Golkar Kubu Ical Malah Beri Sanksi Akbar Tandjung

0
loading...

TERASBINTANG.com – Ketua Dewan Pertimbangan Akbar Tandjung yang mendorong rekonsiliasi antara kubu Agung Laksonodan kubu Aburizal Bakrie untuk menyudahi konflik Golkar lewat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) malah kena sanksi.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Bali Nurdin Halid mengatakan, sanksi itu diberikan setelah disepakati dalam rapat konsolidasi nasional antara elite DPP Golkar dan para Ketua DPD I di Sanur, Bali, Senin (4/12/2015). (Baca:Dianggap Mampu Selesaikan Dualisme, JK Pantas Jadi Ketua Transisi Golkar)

“Dalam rangka menjaga marwah dan martabat Partai, akhirnya DPD I memberikan rekomendasi kepada DPP untuk memberi teguran pada Akbar Tandjung selaku Ketua Dewan Pertimbangan,” kata Nurdin lewat sambungan telepon, Selasa (5/1/2015).

Menurut Nurdin, DPP dan DPD I merasa tersinggung karena Akbar terus mendorong Munas yang bukan kewenangannya. Golkar, kata dia, sudah punya anggaran dasa dan anggaran rumah tangga, yang mengatur kapan dan bagimana serta siapa yang boleh mendorong dan ikut Munas.

“Manuver yang dilakukan Ketua Dewan Pertimbangan ini bertentangan dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” kata dia. (SUM)

loading...