Wali Kota Samarinda Laporkan Warganya ke Polisi Karena Mengkritik

0

TERASBINTANG.com — Seorang warga bernama Abdul Hamid (62) dilaporkan ke polisi oleh Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang karena mengkritik.

Hamid mengirim kritikan kepada Syaharie Jaang melalui pesan singkat mengenai banjir yang berulang kali melanda pemukiman penduduk di Ibu Kota Kalimantan Timur.

Hamid, warga Jalan Siti Aisyah, Kelurahan Teluk Lerong, Samarinda, mempertanyakan kinerja Syaharie Jaang yang telah bertahun-tahun menjabat sebagai wakil maupun kepala daerah di Samarinda, akan tetapi masalah banjir tak bisa teratasi.

Syaharie Jaang melaporkan Hamid dengan UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun kurungan.

“Laporannya sesuai dengan isi SMS itu. Jadi kami lakukan penindakan dan arahkan ke Undang-Undang ITE dengan ancaman 6 tahun,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Samarinda Komisaris Polisi Sudarsono, (20/6/2016).

Pesan yang dikirim Hamid berupa protes karena Jaang sudah dua periode menjadi wakil wali kota dan sekarang ini masuk periode kedua menjadi wali kota. Namun, masalah banjir di Samarinda tak bisa diselesaikan. Syaharie Jaang belum memberi klarifikasi tentang masalah ini.

“Selama 10 tahun jadi Wali Kota kemudian 6 tahun menjabat Wali Kota Samarinda, tidak mampu mengatasi banjir di kota Tepian,” begitu isi pesan yang dikirim Hamid kepeda Syaharie Jaang.

Hamid ditangkap pada Sabtu (18/6/2016) lalu oleh aparat kepolisian Polresta Samarinda.

KOMENTAR