Warga Kalijodo Optimis Menangi Gugatan di PTUN, Leo: Penertiban Landasannya Dibuat-buat

0

TERASBINTANG.com –  Puluhan warga Kalijodo ternyata masih ada yang bertahan meski ratusan bangunan rumah sudah mulai diratakan oleh berbagai mesin berat (crane), Senin (29/2/2016).  Mereka bahkan sempat berkumpul di dekat posko dan mengadakan doa bersama.

Leo, pria RT 4 RW 5, yang mengumpulkan warga yang tidak mau pindah mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih tetap pada kayakinan, bahwa rumah mereka adalah legal dan sah. Pasalnya, dia dan beberapa warga lainnya memiliki sertifikat.

Karena itu, Leo yakin, pada gugatan di PTUN yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2016, pihaknya akan menang malawan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepada semua warga, Leo berharap untuk hadir pada sidang PTUN 2 Maret nanti.

“Setelah ini mungkin kita bubar. Tapi kita akan bertemu lagi nanti pada tanggal 2 Maret di PTUN. Di situ landasan hukum kita perjuangkan. Dimana yang lebih berhak antasa landasan hukum yang hakiki dan landasan yang dibuat-buat. Kita akan buktikan nanti,” kata Leo kepada warga seperti dipantau terasbintang, Senin siang.

Menurut Leo, penertiban yang dilakukan oleh Pemprov DKI itu tidak bisa dibenarkan. Penertiban itu, kata dia, landasan dan alasannya dibuat-buat. Padahal, korbannya adalah rakyat kecil.

“Maka saya minta semua untuk menghadiri sidang nanti, untuk melihat semuanya. Apakah kemudian undang-undang tentang ruang terbuka hijau tahun 2014 atau kemudian bukti-bukti kepemilikian yang kita punyai. Kita akan buktikan itu. Semuanya di PTUN,” pungkasnya. (SUM)

KOMENTAR