Warga Negara Indonesia Wajib Cinta Tanah Air

0
loading...

TERASBINTANG.com — Ketua Bidang Dakwah Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII) Nanang Qosim menyatakan bahwa semua warga negara Indonesia wajib mencintai tanah air yang diekspresikan dengan beragama yang baik.

“Menjaga NKRI berarti juga menjaga tradisi para pendiri Bangsa, juga menjaga tradisi agama, menjaga tradisi adat suku,” kata Nanang hari ini.

Nanang Qosim tidak setuju dengan adanya dikotomi antara agamis versus nasionalis. Dia menganggap dikotomi tersebut salah kaprah.

“Itu dikotomi yang salah kaprah. Orang beragama ya tambah nasionalis. Merah putih melekat di dada, disinari pancaran imannya, dimanapun kita berada, tetap cinta Indonesia,” ucap dia.

Menanggapi pernyataan Nanang Qosim, Rafiud Darajat, mahasiswa jurusan filsafat di salah satu perguruan tinggi di Jakarta tidak sepenuhnya setuju dengan pernyataan Nanang Qosim. Dia setuju setiap warga negara harus cinta tanah air. Namun dia tidak setuju jika orang yang beragama otomatis akan jadi nasionalis dan cinta tanah air, jika masih memegang keyakinan sempit atau menggunakan kaca mata kuda dalam beragama.

“Tidak selamanya orang yang katanya beragama dengan baik kemudian jadi seorang nasionalis. Pernyataan Nanang Qosim itu bagus tapi mengabaikan fakta yang terjadi,” katanya.

Rafiud Darajat mengatakan, ada banyak kelompok yang merasa agamanya kuat tetapi tidak cinta tanah air dan bahkan tidak menghargai kebhinnekaan.

“Faktanya di Indonesia, ada banyak yang merasa diri mereka memgang prinsip agama malah tidak mencintai NKRI. Ada kelomok agama yang sampai saat ini masih tidak menerima Pancasila, UUD45 dan NKRI,” pungkasnya.

loading...